Index Data Base Bedah Jiwa |
Jakarta, 1 - Juni - 2005 Hingga Saat Kehilangan Oleh : Canting Kita baru menyadari akan sesuatu setelah sesuatu itu hilang, ironis memang, tetapi itulah adanya kita . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 1 - Juni - 2005 Aku Tahu Engkau Kecewa Oleh : Canting Pengalamanku mengajarkan bahwasanya kebahagian tak akan engkau peroleh dari seorang kekasih, bahwa kebahagian harus lahir dari dirimu sendiri . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 1 - Juni - 2005 Sesuatu Yang Mudah Lagi Murah Oleh : Canting Kita sibuk memberikan contoh sehingga lupa menjadi contoh.Kita sibuk berkata-kata sehingga lupa melakoni kata-kata . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 5 - Juni - 2005 Aku Pikir Kita Itu Luar Biasa Oleh : Canting Orangnya, bangsanya kau kafir-kafirkan, tetapi budaya, produknya engkau agung-agungkan. Ah, engkau memang luar biasa . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 6 - Juni - 2005 M a b u k Oleh : Canting Kita semua sedang mabuk,
Mabuk berarti orang yang tak sadar. Orang yang tidak menyadari prilakunya, orang yang tak menyadari jati dirinya, bahkan perkataannyapun tak dia sadar . . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 6 - Juni - 2005 Jihad Oleh : Canting Jihad adalah 4 huruf yang di rangkai menjadi satu kata, yang artinya dapat ditarik ulur sesuai dengan kepentingan. Jihad adalah 4 huruf yang dirangkai menjadi satu kata yang sering diucapkan setelah kata kafir . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 25 - Juni - 2005 Himbauan Untuk Televisi & Production House Oleh : Canting Maraknya tayang Religius yang sebenarnya sama sekali tidak religius dapat membebani mental masyarakat . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 25 - Juni - 2005 Antara Semar, Wahyu Dan Misteri Kehidupan Oleh : Canting Kemunculan tokoh Semar diterjemahkan sebagai kehadiran Sang Illahi dlam kehidupan nyata dengan cara yang tersamar, penuh misteri . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 25 - Juni - 2005 Jatuh Lagi Oleh : Harny Jatuh bangun adalah sebuah proses yang harus dilewati, namun tanpa menyadari hal tersebut tidak lah membantu . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 1 - Juli - 2005 Re-Thinking Of Islam Oleh : Canting Sebuah interpretasi pemikiran bung Karno tentang pentingnya agar kita selaku umat Islam senantiasa mengadakan pembaharuan, menyuntikan nafas segar pemahaman tentang Islam . . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 11 - Juli - 2005 Sebuah Amanat Oleh : Canting Kita dilahirkan, bukan di awang-awang kataku, bukan di Amerika. Kita dilahirkan bukan di Jepang, kita dilahirkan di sini, Indonesia ini. Itu berarti bahwa indonesia ini diamanatkan kepada kita oleh Tuhan . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 11 - Juli - 2005 Sang Hyang Tunggal Oleh : Canting Memaknai kesatuan lewat kemunculan Sang Yang Tunggal dalam sosok Dewa Ruci . . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 14 - Agustus - 2005 Uang Oleh : Harny Uang nampaknya sangat perkasa dengan kegunaan yang ia miliki meskipun kita tahu uang tidak menuntut untuk dinomorsatukan . . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 14 - Agustus - 2005 Yang Maha Bermusik Oleh : Harny Tuhan menciptakan suara, bunyi, musik sementara ada suatu golongan yang mengharamkannya bahkan untuk mendengarnya pun . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 19 - Agustus - 2005 Bab el Idjtihad Oleh : Canting Sebuah Interpretasi pemikiran Bung Karno tentang pentingnya untuk melakukan Idjtihad, berjuang terus menerus . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 28 - Agustus - 2005 Sesuatu Yang Alami Oleh : Canting Segalanya harus terjadi secara alami, layaknya buang air besar yang tidak bisa ditunda dan tak bisa dipaksakan . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 28 - Agustus - 2005 Antara hamba dengan Tuhannya Oleh : Canting Menurutku agama adalah sesuatu yang sakral, amat suci sifatnya. Layaknya aurat yang harus ditutupi, dijaga kesuciannya. Bagiku agama adalah urusan aku dengan Tuhan. Urusan hamba dengan Tuhannya . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 1 - Septemmber - 2005 Himbauan Untuk MUI Oleh : Canting Menolak Prulalisme berarti menolak Bhineka Tunggal Ika, yang sama dengan menolak Falsafah bangsa, yang sama dengan pula menolak Republik ini . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 1 - September - 2005 Menjadi Samar dengan Semar Oleh : Canting Semar. Betara Ismaya. Juga dapat disebut sebagai Yang Samar. Kuncungnya itu mencerminkan jikalau dia berjenis kelamin laki-laki meski dia punya tubuh montok persis wanita . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 5 - Nopember - 2005 Renungan Mandala Oleh : Canting Sang Nabi pernah bersabda : “Manusia itu sedang tidur nyenyak, ia akan sadar apabila kematian datang!”. Ah alangkah bijaknya jikalau sadar sekarang juga, sebelum kematian datang . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 10 - Nopember - 2005 Bukan Sebuah Jawaban Oleh : Canting Mengupas peristiwa bom Bali dua dari sudut persepsi yang berbeda . . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 21 - Nopember - 2005 Antara Komedo, Jerawat & Kesadaran Oleh : Harny Saya akui bahwa saya belum sepenuhnya "bersih" dari sampah-sampah pikiran dan itu bukanlah kesalahan sang Guru . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 21 - Nopember - 2005 Dengarkanlah Dengan Seksama Oleh : Harny Tuhan memberikan kepada kita dua buah telinga dengan isyarat bahwa kita hendaknya lebih banyak mendengar . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 30 - Nopember - 2005 Sang Hyang Tunggal Oleh : Canting Memaknai kesatuan lewat kemunculan Sang Yang Tunggal dalam sosok Dewa Ruci . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 30 - Nopember - 2005 Tentang Sholat Oleh : Canting Sebuah interpretasi pemikiran dari Shekh Abdul Qadir Al Jilani tentang sholat, dengan menyelami pemikiran beliau semoga kita sama-sama dapat tiba di sebuah batas pemahaman tentang sesungguhnya sholat, sholat yang sesungguhnya . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 30 - Nopember - 2005 Antara hamba dengan Tuhannya Oleh : Canting Menurutku agama adalah sesuatu yang sakral, amat suci sifatnya. Layaknya aurat yang harus ditutupi, dijaga kesuciannya. Bagiku agama adalah urusan aku dengan Tuhan. Urusan hamba dengan Tuhannya . . . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 1 - Desember - 2005 Mereguk Air Kehidupan Bersama Dewa Ruci Oleh : Canting Setelah masuk melalui telinga kiri sang Dewa Ruci, Bima merasakan dirinya kehilangan oreintasi. Dimana ruang, jarak dan waktu terlampaui . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 1 - Desember - 2005 Menyelami Bahterah Nuh Oleh : Canting Nuh yang seorang Nabi, Nuh yang seorang Rasul berkata : Aku tak dapat menyelamatkan siapa-siapa, aku hanya dapat menyelamatkan diriku sendiri . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 15 - Desember - 2005 Antara Boma Dengan Kambing Oleh : Canting Salah seorang istri Sri Batara Kresna bernama Pertiwi, Pertiwi ini tidak berayah dan tidak pula beribu, ia keluar begitu saja dari dalam bumi . . . [Selengkapnya] |
Jakarta, 9 - Januari - 2006 Menyelami Al Kausar Oleh : Canting Mencoba untuk mencari makna tersirat dari yang tersurat tentang surat Al Kausar. . . .. . [Selengkapnya] |
| Total Tulisan Yang masuk : 30 Tulisan |